Sanksi yang bikin Jera

Posted on 14 Oktober 2008

21


Sambil nunggu mobil diservis, aku baca-baca koran Solo Pos edisi 8 Oktober 2008. Ada sebuah tulisan yang menarik perhatianku, judulnya : Kencing Sembarangan di Tirtonadi diganjar nulis 40 lembar. (Bagi yang langganan Solo Pos silahkan bisa dicek di Halaman SOLORAYA kolom Kota Solo)

Jadi ceritanya begini, menurut berita tersebut, ada dua orang yang sedang menempuh perjalanan dari Klaten ke Jawa Timur, saking kebeletnya mereka kencing di Terminal Bus Tirtonadi Kota Solo. Tapi dia nggak kencing di kamar mandi, melainkan di sembarang tempat dekat ban bus. Dan oleh petugas UPTD Terminal Tirtonadi kedua orang tersebut diganjar dengan menulis kalimat “saya tidak akan mengulangi kencing disembarang tempat” sebanyak 40 lembar buku ukuran folio.

Dan ternyata, kisah dua orang tersebut hanyalah sedikit dari orang-orang yang berbuat “vandalisme” dengan kencing sembarangan yang bikin bau pesing. Sudah ada 46 orang dalam 8 bulan terakhir yang dikenai sanksi tersebut. Selain itu, ada pelaku yang disuruh membuat surat pernyataan ber-materai. Menurut Kepala UPTD Terminal Tirtonadi, sebagaimana dilansir Solo Pos tersebut, bahwa sudah banyak himbauan dan larangan kencing sembarangan ditempel diberbagai tempat.

Meski kelihatannya sepele dan terkesan kekanak-kanakan (karena dulu waktu sekolah kalo tidak bikin PR atau bikin kesalahan selalu disuruh demikian sama bu guru), namun sebenarnya sanksi ini lebih mendidik dan mebuat efek jera dari pada sekedar didenda dan akhirnya diulangi lagi perbuatannya. Salut buat UPTD Terminal Tirtonadi, semoga sanksi ini bisa diusulkan masuk Perda. Termasuk untuk pelanggaran lalu lintas, misal nggak bawa SIM gak usah ditilang tapi suruh ambil dengan jalan kaki, kalau rumahnya jauh kan bisa kapok-kapok karena kakinya gempor alias tekle.

Posted in: berbagi kabar