
Jika tugas mereka adalah membersihkan, lalu betulkah jika tugas kita adalah mengotorinya? Supaya mereka tidak makan gaji buta? Begitukah ?
Jika kewajiban mereka adalah membersihkan sampah, lalu betulkah kewajiban kita adalah membuang sampah sembarangan? Supaya mereka tidak makan gaji buta? Begitukah?
Posted in: Foto

bundarie
31 Oktober 2008
enggak begitu banget sich, bayangkan kalo semua orang mengotori dan enggak ada yg sadar membuang sampah pada tepatnya?? bayangkan sampah yg dihasilkan?? berapapun tukang sapu yg ada pasti nggak akan kuat bersihin hi.hi
coretanpinggir
31 Oktober 2008
Kasihan yang jadi tukang sapu…
kucingkeren
31 Oktober 2008
saya paling benci sama org yg buang sampah sembarangan.. jorok banget..tukang sapu itu kan menyapu jalan2 dari daun2 yg jatuh..atau kertas yg diterbangkan angin.. juga ‘melayani’ org2 yg jorok itu.. Kucing aja selelau mengubur/menutupi e’e nya kok..masa manusia cuek… ihhh
hesra
31 Oktober 2008
hal sederhana yang terkadang luput yah…padahal yang luput itulah yang abadi…
salam,
hesra
sapimoto
31 Oktober 2008
Hehehehehe…
Aslinya memang masih banyak…
Secara tugas memang iya, mereka bertugas untuk membersihkan sampah yang dibuang dengan sembarangan baik sengaja maupun tidak…
Tetapi secara etika, mosok Mas jaman udah kayak gini, kampanye kebersihan dimana-mana, masih ada aja orang yang membuang sampah sembarangan….
marsudiyanto
31 Oktober 2008
Kalau ndak ada yg ngotori, lalu apanya yg mau disapu?.
Yg jadi masalah adalah tukang kotornya lebih sregep ketimbang tukang sapunya!
hehehe…
doel
31 Oktober 2008
ya itulah kalau ciri2 orang keimanan dan kesadaranya mins banyak,buang sampah sembarangan,ya bener kt mas marsudiyanto “tukang kotornya lebih banyak ketimbang tukang sapunya!”
endar
31 Oktober 2008
jasanya memang besar.
coba bayangkan kalau tukang sapu mogok kerja seminggu, betapa kotornya kota kita
mereka adalah masuk kategori pahlawan tanpa tanda jasa….
goenoeng
1 November 2008
bukan…tugas kita adalah ‘memberi’, pada mereka…
dengan menjaga kebersihan, tugas mereka akan lebih ringan, mereka akan lebih senang.
itu yang patut kita ‘berikan’.
salam kawan…
sepakat bozzz…
emi
1 November 2008
ya…sebisanya kita harus buang sampah di tempatnya, biar pekerjaan mereka, ga berat, dgn daun2 dan plastik terbang aja pekerjaan mereka dah berat palagi ditambahin byk org ga buang sampah di tempatnya.., nice blog Mas
BrenciA
1 November 2008
hidup itu indah kalo mau mensyukuri…
tugas kita adalah lebih banyak bersyukur, karena masih bisa ngeblog dan blog walking kesana kemari sementara mereka sibuk nyapu jalanan.
Alhamdulillah…
bener mbak… alhamdulillah kita masih bisa ngapa2in sementera para tukang sapu berjuang demi kesehatan kita juga….
megawati s
1 November 2008
lho katanya kebersihan sebagian dari iman, so orang2 yg suka berkotor ria, tu bisa di katakan ga beriman kan.ih jangan sampe deh
nah itu dia… berati yang bikin kotor adalah bukan orang beriman
siska
1 November 2008
lha haknya bak sampah apa donk kang?
ikhsan
1 November 2008
sampah
karena sampah pula orang mendapat gaji
khay
2 November 2008
Ini semacam hukum sebab akibat. Sebab ada tukank sapu, akibat ada orang yang membuang sampah. Tp kasian juga kl ndak ada yang buang sampah sembarangan. Professi tukank sapau ndak akan ada…
Keep clean, keep smiley (nah lo..)
oke…
masDan
2 November 2008
Sampah ternyata Juga Sangat Bermanfaat .. Ayo Buang Sampah ..
ho-oh mas… tapi ya ditempat yang bener mas…
Lyla
3 November 2008
ternyata byk manfaat dari sampah ya….
betul mbak lila… sampah masih bernilai ekonomis…
chic
3 November 2008
ah cuma manusia ga tau diri yang buang sampah sembarangan sementara tempat sampah cuma 50 m jauhnya di depan…
jangankan 50 m, 1 m aja kadang2 malesss…. buanglah sampah ditempatnya…
tempat sampah bukan pajangan doang
Andy MSE
3 November 2008
Ya enggak lah mas!… sampean kok ngawur, tugas tukang sapi ya menjaga kebersihan, tugas kita ya …. ngotori… haiyyah!
caroline
3 November 2008
aku paling sebel sama orang yang suka buang sampah sembarangan, bener2 ga berbudaya banget sihh… kebersihan itu kan sebagian dari iman, tho? jadi mari kita buang sampah pada tempatnya!!!
sepakat mbak caroline…
parvian
3 November 2008
Kadang manusia itu tidak merasakan ketika dia belum terjun di dalamnya…
saya salut ma “pasukan kuning” ini… udah di gaji murah tapi tetap berdedikasi tinggi… salut…
salut…….
namada
4 November 2008
dialah (tukang sapu) tabib paling handal pengusir penyakit
dialah yang berusaha mati2an mencegah datangnya penyakit
kweklina
15 November 2008
Dalam kehidupan…kalau selalu ada penilaian
pantas atau tidak,menerima atau memberi
sepertinya manusia belum bisa
Menjadikan sesama adalah saudara
Biasakan hidup bersih…buang sampah pada tempatnya…demi kita demi bumi ini!
saling meringankan dan selalu berkerjasama…akan kita rasakan hati yang berbeda…semua sama…semua saudara…semua saling menjaga.
salam…
dobleh yang malang
19 November 2008
Bang selamat malam.
bang judul posting abang yang ini (TUKANG SAPU) aku ajak di karyaku yang terbaru. jangan marah,ya?
salam hangat selalu